5 Assault Riffle Terbaik Menurut Saya

1. AK 47 Dengan Semua Varian-nya

Kenapa saya pilih AK47 sebagai pilihan teratas saya? yah jawabanya mudah.. Dengan Kaliber 7,62 x 39 mm, Senapan ini sangat mudah perawatanya, ga sering macet, en yang paling penting harganya murahhh.. bahkan senapan ini menjadi simbol di bendera Mozambik. Senapan ini mungkin salah satu senapan yang punya banyak sekali variasi dan kembangan. Baik yang resmi maupun tidak. Senapan ini menjadi pilihan banyak negara atau para pejuang di seluruh dunia. Boleh dikatakan senapan ini sebagai symbol perjuangan melawan penindasan.

2.  Heckler-Koch HK G36 Assaul riffle

HK G36 merupakan senapan serbu keluaran tahun 1990 oleh Heckler & Koch Jerman.  Dengan peluru 5.56x45mm standar NATO menjadikan senapan ini mudah dalam pengadaan amunisinya. Dengan system pengoperasian gas-operated senapan ini siap melontarkan 750butir peluru permenit. Standar magasin biasanya berisi 30 butir peluru. Senapan ini akrab di peperangan kosovo, iraq, afganistan, dan yang terbaru Osetia Selatan. Kenapa saya pilih senapan ini di nomor dua? karena desain yang bagus dan cocok sekali untuk peperangan modern, meski pengoperasiannya belum secara Bulp-up.

Continue reading

Hakikat Bahagia

Tak ada orang yang ingin hidupnya tidak bahagia. Semua orang ingin bahagia. Namun hanya sedikit yang mengerti arti bahagia yang sesungguhnya.

Hidup bahagia merupakan idaman setiap orang, bahkan menjadi simbol keberhasilan sebuah kehidupan. Tidak sedikit manusia yang mengorbankan segala-galanya untuk meraihnya. Menggantungkan cita-cita menjulang setinggi langit dengan puncak tujuan teresebut adalah bagaimana hidup bahagia.

Hidup bahagia merupakan cita-cita tertinggi setiap orang baik yang mukmin atau yang kafir kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Apabila kebahagian itu terletak pada harta benda yang bertumpuk-tumpuk, maka mereka telah mengorbankan segala-galanya untuk meraihnya. Akan tetapi tidak dia dapati dan sia-sia pengorbanannya. Apabila kebahagian itu terletak pada ketinggian pangkat dan jabatan, maka mereka telah siap mengorbankan apa saja yang dituntutnya, begitu juga teryata mereka tidak mendapatkannya. Apabila kebahagian itu terletak pada ketenaran nama, maka mereka telah berusaha untuk meraihnya dengan apapun juga dan mereka tidak dapati. Demikianlah gambaran cita-cita hidup ingin kebahagiaan.

Apakah tercela orang-orang yang menginginkan demikian? Apakah salah bila seseorang bercita-cita untuk bahagia dalam hidup? Dan lalu apakah hakikat hidup bahagia itu?

Continue reading